2010 # Menuai Gempa Bumi di Mentawai : Pecahnya Serangkaian "Patch" di Sunda Megathrust | b l o g o d r i l

27 October 2010

2010 # Menuai Gempa Bumi di Mentawai : Pecahnya Serangkaian "Patch" di Sunda Megathrust

Source: Natawidjaja, D.H and Triyoso, W [1]

Pada 25 Oktober 2010, patch kecil di yang ada di "megathrust" Sunda telah pecah dan menyebabkan terjadinya Gempa bumi dengan magnitude 7,5 M di Pagai Selatan, suatu pulau kecil di lepas pantai Sumatera Barat, di kawasan Mentawai, demikian analisis oleh US Geological Survey (USGS).

Kejadian ini merupakan kelanjutan (gempa bumi susulan) dari gempa bumi besar berkekuatan 8,4 M di Sumatera pada tanggal 12 September 2007. Selain itu para ilmuwan telah mengatakan bahwa patahan Sunda di bawah laut terus bergerak secara paralel ke arah pulau Sumatra, yang dapat menyebabkan gempa bumi yang lebih parah dalam beberapa dekade mendatang.

Pada saat artikel ini ditulis, menurut data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah terjadi 19 gempa bumi susulan yang berkekuatan lebih besar dari 5 SR, setelah gempa utama tanggal 25 Oktober 2010 lalu.


Menurut ahli gempa LIPI, Danny Hilman Natawidjaja, "gempa kemarin adalah jelas bagian dari proses penyembuhan berlangsung setelah September 2007 besarnya 8.4." "Yang belum jelas adalah apakah gempa bumi saat itu adalah bagian dari proses penghancuran yang akan mengarah ke pecahnya patch-patch yang tersisa dari "Sunda Megathrust" ke arah lebih jauh ke utara atau bukan ?, " tambahnya, seperti yang dikutip dari situs: earthobservatory.

Beberapa bagian (patches) dari megathrust secara berurutan telah pecah selama dekade terakhir, menyebabkan serangkaian gempa bumi di sepanjang pantai barat Sumatera. Berdasarkan pola gempa bumi besar selama tujuh abad terakhir, para ilmuwan yakin bahwa arus urutan gempa bumi akhirnya akan berujung pada suatu gempa yang jauh lebih besar. Mendekati atau setara dengan salah satu gempa yang menyebabkan tsunami di Samudera Hindia pada tahun 2004.

Tetapi, kapan tepatnya akan terjadi adalah sulit diprediksi atau tidaklah jelas. Para ilmuwan telah mengatakan bahwa kejadian gempa bumi besar dengan skala > 8,8 Mitu bisa terjadi "dalam 30 menit atau dalam 30 tahun ke depan"

Gempa berskala 8.4 M pada tahun 2004 juga diikuti dengan gempa susulan pada jam-jam dan bulan berikutnya, diantaranya gempa bumi berkekuatan 7,9 M pada 12 jam kemudian, gempa 7,0 M pada 15 jam kemudian, dan gempa bumi 7,0 M pada 5 bulan kemudian. Seperti halnya gempa bumi Mentawai saat ini.


Sources:

1. Natawidjaja, D.H and Triyoso, W____, The Sumatran Fault Zone - From Source to Hazard, Research Center for Geotechnology, Indonesian Institute of Sciences (LIPI) and Department of Geophysics & Meteorology, Bandung Institute of Technology (ITB).

2.Prawirodirdjo, L et.al, 2010. Geodetic observations of an earthquake cycle at the Sumatra subduction zone: Role of interseismic strain segmentation. Journal of Geophysical Research . Vol 115.B03414, 15 pp., 2010 doi:10.1029/2008JB006139.

3.Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Gempa Terkini; http://www.bmg.go.id/60gempa.bmkg?Jenis=URL&IDS=9279258135813849788


Related Posts:
1. Menuai Gempa Bumi Di Mentawai: Benarkah Akan Terjadi Hingga Mei 2010 ?
2. Scientist Prediction: Earthquake and Tsunami Are Potential Strike at West Sumatra
3. Menuai Gempa Bumi Di Mentawai: Kapan Akan Terjadi ?
4. Tidak Perlu Resah, Bersiaplah Menghadapi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami

Digg
Stumbleupon
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook
Related Posts with Thumbnails

Followers

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP