Usahawan dan Jejak Karbon | b l o g o d r i l

07 September 2010

Usahawan dan Jejak Karbon

Perubahan iklim menjadi tantangan paling serius bagi warga dunia secara kolektif. Emisi gas rumah kaca sebagai penyebab pemanasan global tak lepas dari dampak sektor usaha dan industri. Sehingga peran kalangan usahawan dan para pemilik industri senantiasa dinantikan dalam upaya mengurangi dampak emisi gas rumah kaca atau mengurangi jumlah karbon yang dilepaskan ke atmosfer.

Lalu peran seperti apa yang diinginkan? Pengurangan emisi karbon dapat dilakukan, baik secara tidak langsung seperti efisiensi energi maupun secara langsung melalui karyawan dan para pelanggan yang didorong umtuk mengurangi sebanyak mungkin jejak karbon (carbon footprint) mereka. Manajemen perusahaan harus mengambil kebijakan, menentukan standar/prosedur operasi perusahaan dan memfasilitasi para pelanggannya untuk mengurangi jejak karbon.

Tetapi bagaimana cara mengurangi emisi karbon atau mengurangi jejak karbon?

Tindakan ini, di satu sisi, dapat dimulai dengan langkah yang paling sederhana dan tanpa biaya. Namun di sisi lain dapat pula dilakukan dengan investasi yang memerlukan banyak biaya/modal. Keduanya dapat dipilih oleh para usahawan dan industriawan termasuk jangka waktu penerapannya bagi setiap upaya mengurangi emisi atau jejak karbon.

Pada dasarnya, pertama-tama, yang dibutuhkan adalah komitmen anda sendiri, para usahawan dan industriawan, untuk menerapkan bisnis yang berwawasan lingkungan secara berkelanjutan, efisien dan efektif, termasuk dalam hal pengurangan emisi karbon.

Dan, bagi para usahawan baru nampaknya perlu diyakinkan bahwa tindakan atau operasi perusahaan yang senantiasa mempertimbangkan lingkungan hidup adalah kunci keberhasilan di masa datang.

Selanjutnya, ubahlah budaya perusahaan anda, libatkan karyawan anda dalam program pengurangan jejak karbon dan publikasikan tindakan atau program perusahaan anda di media cetak, elektronik atau website. Contohnya: Maskapai penerbangan Indonesia - Mandala dengan program "Fly Carbon Free" Yang terakhir ini penting untuk mendapatkan tanggapan atau "feed back" dari para pihak yang berkepentingan terkait dengan tindakan pengurangan karbon perusahaan anda, pada hakekatnya, anda sekaligus sedang berupaya membangun citra perusahaan anda.

Perlu dicatat apa yang dikatakan oleh Achim Steiner, Direktur Eksekutif, United Nations Environment Programme (UNEP):
"Perubahan iklim akan membentuk pasar global dan sikap konsumen global. Akan ada pemenang dan pecundang. Perusahaan yang mengambil kesempatan, dengan mengadopsi strategi lingkungan, sosial dan kebijakan pemerintahan serta mengembangkan inovasi sehingga mampu menjawab tantangan ini, maka perusahaan ini cenderung akan menjadi pionir dan pemimpin industri abad ke-21."



Digg
Stumbleupon
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook
Related Posts with Thumbnails

Followers

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP