Serangkaian Kegagalan Penyebab Tragedi Tumpahan Minyak Teluk Meksiko | b l o g o d r i l

08 September 2010

Serangkaian Kegagalan Penyebab Tragedi Tumpahan Minyak Teluk Meksiko

Tidak ada faktor tunggal yang menyebabkan tragedi tumpahan minyak Horizon Deepwater di Teluk Meksiko bulan April 2010 lalu. Melainkan, serangkaian kegagalan berturut-turut yang melibatkan berbagai pihak sehingga menyebabkan ledakan dan kebakaran rig pengeboran minyak lepas pantai tersebut. Tragedi ini menewaskan 11 orang dan menyebabkan polusi di perairan Teluk Meksiko .

BP telah menerbitkan laporan investigasi internalnya yang menyimpulkan bahwa beberapa perusahaan dan tim pelaksana pekerjaan turut menyumbang terjadinya kecelakaan, mencakup "serangkaian kegagalan yang kompleks dan saling terkait satu sama lain, diantaranya kegagalan mekanik, penilaian manusia, rekayasa desain, pelaksanaan operasi dan kerjasama (antarmuka) tim"

Mark Bly, BP’s Head of Safety and Operations, memimpin tim investigasi terdiri dari lebih dari 50 ahli teknik dan ahli lainnya yang berasal dari internal BP sendiri dan pihak eksternal, seperti yang disampaikan dalam press release tanggal 8 September 2010, dan telah menemukan penyebab kecelakaan tersebut, sbb:

- The cement and shoe track barriers – and in particular the cement slurry that was used – at the bottom of the Macondo well failed to contain hydrocarbons within the reservoir, as they were designed to do, and allowed gas and liquids to flow up the production casing;

- The results of the negative pressure test were incorrectly accepted by BP and Transocean, although well integrity had not been established;

- Over a 40-minute period, the Transocean rig crew failed to recognise and act on the influx of hydrocarbons into the well until the hydrocarbons were in the riser and rapidly flowing to the surface;

- After the well-flow reached the rig it was routed to a mud-gas separator, causing gas to be vented directly on to the rig rather than being diverted overboard;

- The flow of gas into the engine rooms through the ventilation system created a potential for ignition which the rig’s fire and gas system did not prevent;

- Even after explosion and fire had disabled its crew-operated controls, the rig’s blow-out preventer on the sea-bed should have activated automatically to seal the well. But it failed to operate, probably because critical components were not working.


Dengan kata lain, bahwa terdapat pekerjaan semen yang buruk dan kegagalan "shoe track barriers" untuk mengalirkan hidrokarbon (gas dan cair) dari reservoir ke dalam casing produksi. Hasil uji "negative pressure" diterima tidak sebagaimana mestinya dan ada kegagalan kontrol terhadap prosedur pencegahan ledakan, yang harus diaktifkan secara otomatis untuk menutup sumur.

Laporan investigasi ini menyajikan informasi baru yang kritis mengenai penyebab kecelakaan dan analisis rinci tentang fakta-fakta dan rekomendasi untuk perbaikan keselamatan operasi di masa datang baik untuk BP maupun pihak-pihak lain yang terlibat. Menurut BP, laporan ini sangat relevan dan bermanfaat bagi industri minyak pada umumnya dan diharapkan rekomendasi yang diberikan dapat diadopsi untuk operasi pengeboran minyak secara luas.

Laporan investigasi tersedia dan dapat didownload di situs resmi BP: www.bp.com, berikut dengan videonya.

Related Posts:
1. Upaya BP Menghentikan Tumpahan Minyak: Gagal Lagi, Gagal Lagi ...
2. "Link" Gambar Satelit dan Foto Tumpahan Minyak Teluk Meksiko
3. Informasi Tumpahan Minyak Teluk Meksiko (BP's live feed dan Video)

Digg
Stumbleupon
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook
Related Posts with Thumbnails

Followers

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP