Perlu Minta Maaf atau Tidak, Ya? Jika Peringatan Tsunami Kemudian Tidak Terbukti ... | b l o g o d r i l

02 March 2010

Perlu Minta Maaf atau Tidak, Ya? Jika Peringatan Tsunami Kemudian Tidak Terbukti ...


Peringatan Tsunami di kawasan Pasifik setelah terjadi gempa bumi dahsyat di Chili dengan magnitudo 8.8 SR telah membuat panik ratusan ribu orang. Suatu peringatan yang mencemaskan telah disampaikan di Hawaii dan kepulauan Pasifik lainnya, bahwa a killer wave was heading their way with terrifying force and that "urgent action should be taken to protect lives and property, " kira-kira terjemahan bebasnya, ombak yang mematikan sedang mengarah dengan kekuatan yang merusak sehingga "perlu segera bertindak untuk menyelamatkan diri dan melindungi harta benda".

Tidak main-main, peringatan ini disebarluaskan oleh ahli kelautan yang tergabung dalam Pacific Tsunami Warning Center (PTWC) di Hawaii. Warga 53 negara di lingkaran kawasan Pasifik (Pacific Rim) segera bergegas menjauhi kawasan pantai dan menuju ke tempat-tempat yang lebih tinggi. Dilaporkan oleh media setempat, evakuasi warga di hari Sabtu (27/02/2010) itu merupakan evakuasi terbesar yang pernah terjadi di Hawaii dalam tahun ini, bahkan mungkin dalam dekade ini.

Sirene bahaya meraung-raung sepanjang hari, Angkatan Laut menarik sauh kapal-kapal dan menggerakkan kapal mereka menjauhi pelabuhan Pearl Harbour agak ke tengah laut. Penduduk mengisi penuh tangki dengan bensin, membawa makanan dan air dalam galon untuk mengantisipasi bencana alam yang buruk. Supermarket diserbu dan terpaksa membatasi volume dan banyaknya barang yang boleh dibeli. Singkat kata, setelah peringatan bahaya tsunami warga Hawaii benar-benar panik.

Terlebih setelah mendengar berita bahwa setidaknya 5 (lima) orang tewas tersapu ombak di kepulauan Robinson Crusoe di lepas pantai Chili, dan ombak raksasa menghantam kota pelabuhan Talcahuano dekat kota Concepcion yang rusak parah akibat gempa Chili yang dahsyat itu.

Waktu terus berjalan hingga sekitar 15 jam, saat tsunami diperkirakan tiba di pantai Hawaii setelah bergerak 7.000 mil dari lokasi gempa Chili, tetapi mana "monster ombak" yang berbahaya itu? Mataharipun terbenam di horison pantai Hawaii, “Tsunami” itu tetap tidak pernah datang!

Dalam kecemasan menanti kedatangan tsunami, warga Hawaii mendengar bahwa ombak setinggi +/- 2,5 meter telah berkunjung ke Teluk Kahului di Maui dan di Hilo di pantai sisi timur Pulau Besar Hawaii dan hanya kerusakan ringan yang terjadi. Demikian pula, di Tonga, ombak setinggi +/- 2,0 meter tetapi didindikasikan tidak timbul kerusakan berarti karena 50.000 orang telah mengungsi ke tempat tinggi satu jam sebelumnya. Kantor Bencana Nasional melaporkan bahwa ombak setinggi +/- 2,5 meter telah tiba di sisi utara pulau Hokkaido menerjang tiang-tiang dermaga, untungnya, +/- 400.000 orang yang tinggal di pesisir kepulauan Jepang itu telah mengungsi.

Singkatnya, prediksi ketinggian ombak di beberapa pantai luput paling tidak 50%!

Para ilmuwan telah mengakui bahwa mereka terlalu berlebihan dalam memprediksi ancaman tsunami, tetapi tetap bertahan bahwa tindakan mereka memperingatkan warga negara di kawasan Pasifik sudah tepat. Mereka tidak mau disalahkan, jika terjadi bencana Tsunami tanpa ada peringatan dari mereka. Tidak pernah terpikir oleh mereka bahwa gempa bumi 8,8 SR di Chili tidak berdampak apapun bagi kepulauan di Pasifik.

Para ahli kelautan di PTWC ini menyatakan bahwa mereka telah mengambil langkah yang tepat dan telah belajar dari kejadian tsunami tahun 2004 di Indonesia yang menewaskan lebih dari 240.000 jiwa karena tidak pernah menerima peringatan bahaya tsunami sebelumnya.

Peringatan tsunami yang mereka keluarkan, meskipun tidak meleset seluruhnya..,telah membuat panik banyak orang. Mereka tidak meminta maaf dan tetap bertahan bahwa langkah yang mereka lakukan sudah tepat, (catatan: peringatan tsunami itu telah dicabut Senin -01/03/2010- dini hari).

Seandainya kasus yang serupa terjadi di Indonesia..., perlu minta maaf atau tidak ya..mereka atau lembaga yang mengeluarkan peringatan tsunami, dan telah membuat panik warga masyarakat...ternyata kemudian tsunami tidak terjadi?

Saya tunggu komentar anda…, terima kasih.



Digg
Stumbleupon
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook
Related Posts with Thumbnails

Followers

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP