Gempa Bumi Chili: Kota-Kota Tidak Hanya Diguncang Tetapi Juga Dipindahkan! | b l o g o d r i l

10 March 2010

Gempa Bumi Chili: Kota-Kota Tidak Hanya Diguncang Tetapi Juga Dipindahkan!

Setelah memperpendek waktu dalam satu hari, gempa bumi dahsyat berkekuatan 8,8 SR yang melanda pantai barat Chili telah memindahkan seluruh kota Concepcion sekurang-kurangnya 10 meter ke arah barat, bahkan bagian lain di wilayah Amerika Selatan telah bergeser seperti Kepulauan Falkland dan Forteleza di Brasil, seperti yang dikutip dalam media komunikasi riset "Research" yang diterbikan Universitas Ohio (the Ohio State University) Amerika Serikat. Kota-kota di Amerika Selatan telah dipindahkan setelah diguncang oleh gempa Chili!

Para peneliti dari empat Universitas dan berbagai lembaga penelitian telah mengumpulkan data gerak dan deformasi kerak bumi untuk mendapatkan hasil pengukuran pendahuluan ini. Buenos Aires, ibukota Argentina telah berpindah sekitar 4,3 Cm ke barat. Ibukota Chili, Santiago, bergeser sekitar 23,8 Cm ke arah antara barat dan barat daya. Kota Valparaiso(Chili) dan Mendoza (Argentina) juga bergerak secara signifikan. Hasil pengukuran ini makin memperjelas kekuatan gempa bumi Chili yang diyakini para ahli sebagai yang kelima paling kuat di dunia menurut besarnya pergerakan seismik yang diakibatkan.

Peta pergerakan bumi awal telah dibuat oleh para peneliti yang menunjukkan pergerakan realatif setiap lokasi setelah gempa bumi Chili terjadi.


Preliminary Coseismic Displacement Field M 8.8 Maule Earthquake, Chile, Feb 27 2010, Source: the Ohio State University, 2010

Seperti diketahui episenter gempa bumi Chili berada di jalur "Ring of Fire" yang ada di wilayah Amerika Selatan. Sepanjang Ring of fire ini dikenal sebagai daerah dengan tegangan seismik yang tinggi yang mengelilingi Samudera Pasifik. Hal ini terjadi karena di sepanjang jalur ini lempeng tektonik benua saling tekan satu sama lain di zona-zona patahan. Menurut para ahli gempa, terjadinya gempa bumi Chili (27/02/2010) lalu disebabkan oleh lempeng tektonik Nazca yang mengalami "subduksi" atau menghujam dan terhimpit di bawah lempeng Amerika Selatan. Meskipun, tekanan geologis di zona pertemuan lempeng ini sebenarnya sudah berkurang dengan adanya gempa bumi rutin yang terjadi sebelumnya, faktanya gempa ini menimbulkan kerusakan hebat.

Pengumpulan data pergerakan kota-kota tersebut dilakukan oleh tim peneliti yang dipimpin oleh Mike Bevis, profesor ilmu bumi (earth science) di Ohio State University, dengan menggunakan instrumen Global Positioning System (GPS). 25 stasiun GPS telah disebar di lokasi-lokasi yang telah ditetapkan sebelum gempa bumi Chili terjadi. Melalui pengamatan posisi GPS setelah terjadi gempa bumi utama dan gempa susulan, maka para peneliti dapat mengetahui panjangnya pergeseran lokasi yaitu dengan membandingkan posisi-posisi pengamatan GPS sebelum gempa dan setelah gempa terjadi.

Menurut Ben Brooks, peneliti dari School of Ocean and Earth Science and Technology di Universitas Hawaii, bahwa kejadian tragis ini telah membuka peluang unik untuk lebih memahami proses seismik yang mengendalikan gempa bumi.

Seberapa jauh kota-kota tersebut berpindah, selengkapnya, dapat anda baca di Research News Universitas Ohio.

Related Posts:
1. Gempa Bumi Chili Memperpendek Waktu Dalam 1 Hari
2. Gambar Kerusakan Akibat Gempa Bumi 8,8 SR di Chili
3.Tsunami Menghantam Kepulauan Pasifik, Menyusul Gempa Bumi Chilii



Digg
Stumbleupon
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook
Related Posts with Thumbnails

Followers

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP