Tahun Terpanas Bukan Tahun 2008 Dan Tempat Terpanas Bukan Indonesia | b l o g o d r i l

21 April 2009

Tahun Terpanas Bukan Tahun 2008 Dan Tempat Terpanas Bukan Indonesia

Konsentrasi karbondioksida di atmosfer pada tahun 2008 dilaporkan oleh NOAA sebagai yang tertingi sejak 650.000 tahun lalu.[1] Bertambahnya gas rumah kaca dikhawatirkan mendorong terjadinya pemanasan iklim bumi, yang mengarah kepada pemanasan global. Memang, tidak seluruh wilayah bumi panas, beberapa wilayah malah sebaliknya lebih dingin. Oleh karena itu fenomena pemanasan global masih menjadi pro dan kontra. Tetapi yang dimaksudkan pemanasan global ini adalah kecenderungan rata-rata suhu bumi dalam jangka panjang yang makin meningkat (panas).

Suhu udara rata-rata sepanjang tahun 2008 dicatat 14,3 derajat Celcius dan tahun 2008 menduduki peringkat ke sepuluh tahun terpanas sejak tahun 1850, demikian dilaporkan oleh para ahli dari Inggris [2]. Tetapi yang lebih penting lagi para ahli mencatat bahwa pemanasan global meningkat secara bertahap hanya dalam beberapa tahun pada abad 20+, atau sejak 1997 sampai dengan sekarang. [3] Dalam 10 tahun terakhir, rata-rata suhu bumi adalah 0,2 derajat celcius lebih tinggi dari dasawarsa 90-an.[4]

Pergerakan suhu bumi dari tahun ke tahun dalam skala kecil dipengaruhi oleh fenomena cuaca yang bertukar antara gelombang udara panas dan gelombang udara dingin. Dalam istilah populer fenomena ini dikenal dengan sebutan gelombang El Nino untuk hawa panas, dan gelombang La Nina untuk hawa dingin. Tahun 1997/1998 ada gelombang El Nino terkuat selama lebih dari 50 tahun terakhir [5]. Oleh karenanya tahun 1998 tercatat sebagai tahun terpanas.

Salah satu kawasan yang di landa El Nino sejak Oktober 1997 saat itu adalah Indonesia. Dampaknya cukup berarti yaitu terjadi kebakaran hutan di Kalimantan yang mencakup kawasan hutan tropika yang sangat luas.

Bagaimana dengan sekarang ? sejak penghujung tahun 2008 hingga saat ini yang terjadi adalah gelombang La Nina yang lebih dingin termasuk di wilayah Indonesia.

Jadi, tahun terpanas bukan tahun 2008. Karena tahun 2008 masih lebih dingin dibandingkan tahun 2007[6]. Meskipun demikian, kecenderungan peningkatan karbodioksida dan pemanasan global masih terjadi!

Ini menjadikan fakta yang menarik bagi kita, hendaknya menjadi perhatian kita untuk menjaga keseimbangan planet bumi kita, sekalipun Indonesia bukan tempat yang terpanas seperti ditunjukkan dalam Gambar Pemanasan Global secara Geografis yang diterbitkan oleh Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), berikut ini:




Related Posts:
7 Gaya Hidup Hijau (Green Lifestyle) yang Selaras Dengan Alam.

Sources:

[1] Trends in Atmospheric Carbon Dioxide - Mauna Loa [Global Monitoring Division]
[2] Kecenderungan Pemanasan Global Masih Jelas Terlihat
[3] Rapid Climate Change
[4] 1990s hottest decade of millennium, report shows
[5] 1997-1998 El NiƱo the most recent event
[6] UAH Satellite data: Globally, 2008 significantly cooler than last year

Digg
Stumbleupon
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook
Related Posts with Thumbnails

Followers

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP