7 Tahap Penting Memulai Blog : Refleksi Kang Pao | b l o g o d r i l

10 March 2009

7 Tahap Penting Memulai Blog : Refleksi Kang Pao


Kang Pao adalah seorang penjelajah dunia maya alias suka internet-an, belajar teknologi informasi otodidak dan kadang-kadang menerima service komputer dan kerja sambilan jadi admin warnet. Namun, di dunia para blogger.... dia masih pemula (newbie).

Sebagai blogger pemula, Kang Pao sudah coba ikuti saran di banyak situs...yang artikel atau report-nya sudah disimpan dulu di komputernya untuk kemudian dibaca “offline”. Tapi dia masih berpikir bagaimana memulai blog dan terus menulis sekalipun ekonomi lagi krisis ?

Ya, dia sudah menerbitkan blog. Topik tulisan blognya sudah ditetapkan, sesuai pengalaman dan pembelajaran hidup Kang Pao. Selanjutnya dia berpendapat: “pokoknya nulis dulu di blog, tip & trik blogging di-oprek...itung-itung sambil nunggu proyek !”.


Hasil penjelajahan Kang Pao, bahwa banyak blogger menulis tentang pemasaran online atau bahasa kerennya “marketing online”, banyak juga yang menulis tentang “tip & trik nge-blog”, ini semua memudahkan kita belajar nge-blog. Namun, sebagian besar nulisnya mirip-mirip guru-nya, mentor-nya atau menulis ulang dan mengabarkan (reporting) sesuatu artikel dengan cara menautkan dengan artikel blog lain.

Inipun, sudah Kang Pao coba lakukan..., karena menurut salah satu pakar blogger luar Yaro Starak, sah-sah saja sebelum anda jadi blogger “ahli” (expert)...ya jadi reporter dulu, deh! Buat ulasan, tautkan dengan tulisan atau pendapat ahlinya. Tapi ingat, kudu dicantumkan sumbernya atau tautannya !

Kang Pao pingin bisa ngisi blog-nya tiap hari, tapi belum berjalan mulus. Dia tidak pernah patah semangat, nge-blog dan menulis terus diupayakan....sambil kerja lain agar keluarganya tetap bisa makan. Nanti, kalau ekonomi sudah stabil....siapa tahu dia bisa nge-blog sampai trampil.

Nah, berikut ini dibagikan pengalaman 7 (tujuh) proses nge-blog Kang Pao yang diharapkan bisa menjadikannya sebagai blogger “expert”:

1.Memilih topik blog yaitu apa yang membuat dia tertarik untuk menuliskannya.
Dari hasil baca-baca tip “menulis Web”, Kang Pao berusaha menulis dalam blog/web-page semenarik mungkin yang berbeda dengan jika ia menulis laporan proyek. Katanya: “...biar banyak pengunjung yang baca”. Memang disarankan oleh pakar blogger, blog sebaiknya menawarkan satu topik tertentu misalnya tentang linux, pengembangan pribadi atau wisata kuliner. Alasannya, biar pembacanya bisa fokus.

2.Mulai mendaftar ke situs penyedia blog.
Kang Pao mendaftarnya di “Blogger”. Cuma 10 menit selesai. Begitu masuk, langsung bisa memilih “template” klasik milik www. blogger.com. Pada proses ini, dia mencoba membuat nama blog semenarik mungkin, gampang diingat, singkat dan bisa melekat sesuai topik blog-nya (paling tidak, sudah sesuai menurut dia). Selanjutnya dia berharap, kalau pengunjungnya tertarik bisa berkabar ke kolega lain dengan menyebut nama blognya yang singkat, padat dan gampang diingat.

Kenapa Kang Pao mendaftarkan blognya di “Blogger”? Alasannya, selain gratis, karena dia baru sempat membaca buku “Meraup Dollar lewat Blog”, yang terakhir ini memang cita-cita Kang Pao.

3.Merancang desain blog.
Kang Pao kurang puas dengan template blog klasik milik Blogger, maka dia mencari template lain biar kelihatan modern dan profesional. Disiapkannya gambar-gambar untuk header blognya. Dia contoh blog-blog lain dan serap tip & trik kelengkapan suatu blog masa kini. Tentu saja dia mencari template yang gratisan berikut aksesorinya, banyak situs yang berbagi template gratis di seantero dunia maya kok.

4.Mengubah tampilan blog.

Kang Pao kemudian mengubah tampilan blog-nya biar kelihatan profesional. Dia terpaksa mempelajari bagaimana membuat “widget”, menulis dan menyisip kode html dan mengganti gambar. Meskipun terseok-seok, tapi dia tidak kapok dan berhasil re-desain blog.. Dia merasa terbantu dengan melimpahnya “tip & trik blogging” dari guru-guru blog, para mentor dan pengikutnya. Kang Pao bisa langsung mempraktekkannya...meskipun dia harus membayar mahal akibat lonjakan bandwidth internetnya.

5.Menulis dan memasang (posting) blog pertamanya.
Tulisan pertamanya, semacam reportase dengan merangkum pendapat para expert blog dan menyampaikan ajakannya untuk nge-blog. Gaya blogger pemula...yang pingin segera melihat hasilnya nampang di jagat maya. Dia masih mencoba gaya penulisan blognya sampai saat ini, karena belum menemukan gaya penulisan yang cocok. Alasannya, biar punya karakter dan “gue banget”. Nah, Kang pao berencana untuk mencoba berbagai gaya penulisan

6.Membuatnya blog selalu up-to-date.
Nah ini masih menjadi kendala Kang Pao, seperti disampaikan di muka. Dia tahu saat awal blog diterbitkan adalah saat-saat kritis karena dia harus banyak posting tulisan, membalas komentar dan mengunjungi balik blog-blog milik kontak/koleganya. Itu sebagai suatu tanda bahwa pemiliknya punya tanggapan yang baik, blognya selalu up-to-date sehingga pengunjung makin tertarik dan pingin tahu apa tulisan berikutnya. Selain itu, dia sadar tulisannya juga kudu makin baik dan dapat diposting tanpa jeda yang lama.

7.Memasarkan blognya.
Sesuai cita-cita. Kang Pao berpikir dalam nge-blog harus merasa sudah nyaman, kreatif dan tanpa hambatan dalam menulis. Selain itu jika blog-nya sudah dikunjungi oleh banyak orang, traffic dan rank-nya sudah tinggi. Nah itulah saat blognya dipasarkan. Kalau tidak demikian? Ya, sudah..... tidak usah dipasarkan, dia akan jadikan blognya sebagai buku harian atau buku agenda kehidupan...

Itu semua refleksi pengalaman blogging Kang Pao..dia berharap tarif bandwidth makin murah..tapi aktivitas internet jangan sampai memacetkan bandwidth....biar dia bisa terus nge-blog sampai berhasil!

Digg
Stumbleupon
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook
Related Posts with Thumbnails

Followers

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP